Saat melahirkan adalah saat paling mendebarkan bagi setiap Bunda yang ada di seluruh dunia, terutama bagi Bunda yang baru saja akan memiliki bayi. Selain perasaan berdebar yang bahagia, tidak menutup kemungkinan juga Bunda akan mengalami banyak kegelisahan yang mana akan membuat Bunda memikirkannya sepanjang hari, bisa jadi salah satu penyebab kegelisahan Bunda adalah pada saat ASI atau Air Susu Ibu tidak dapat keluar pada saat Bunda hendak menyusui si bayi yang baru saja lahir. Sebenarnya ada beberapa faktor yang membuat Air Susu Ibu atau ASI tersebut menjadi tidak lancar, beberapa di antaranya adalah:

  1. Faktor Kesehatan

Tahukah Bunda bahwa Bunda yang mengalami masalah kesehatan akan dapat mempengaruhi produksi Air Susu Ibu. Seperti apabila Bunda terkena Diabeter pada masa kehamilan yang mana tubuh tidak dapat memproduksi insulin dengan cukup sehingga akan memberikan dampak pada Air Susu Ibu yang tidak keluar pada saat Bunda harus mulai menyusui. Untuk mencegahnya, Bunda dapat mengontrol kadar gula darah dan kadar insulin agar produksi Air Susu Ibu atau ASI tetap stabil dan Bunda dapat menyusui dengan perasaan bahagia. Selain Diabetes, ada beberapa penyakit lain yang uga akan mempengaruhi produksi ASI, seperti: Kista, Obesitas, Dan sebagainya.

  1. Faktor Kelahiran

Walaupun terdengar remeh, tetapi faktor kelahiran bisa menjadi alasan yang kuat kenapa ASI pada Bunda tidak juga kunjung keluar, faktor ini meliputi Stres selama masa persalinan yang sangat lama sehingga hormon stress meningkat dan akan menunda keluarnya ASI pada Bunda. Penggunaan cairan infus selama proses persalinan juga ikut ambil bagian memberhentikan proses produksi ASI karena dapat menyebabkan payudara menjadi bengkak dan ketersediaan ASI tertunda sampai payudara kembali normal. Selain stress dan penggunaan cairan infus, ketika Bunda mengkonsumsi obat-obatan penghilang rasa sakit yang diberikan saat proses persalinan juga dapat menunda ASI keluar.

  1. Faktor Payudara

Hal ini banyak terjadi pada para Bunda yang melahirkan secara prematur karena pada kelahiran prematur, Bunda belum memiliki pertumbuhan jaringan payudara yang kuat untuk memproduksi ASI pada akhir kehamilan.

Jadilah Bunda yang bijaksana dengan menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi makanan yang sehat, bergizi, dan juga bernutrisi agar kesehatan Bunda tetap terjaga hingga sampai pada saat si bayi datang dikehidupan Bunda dan Bunda dapat memberikannya ASI eksklusif yang sangat dibutuhkan pada bayi kita.