Hello, Bunda! Waktu menyusui adalah waktu yang tepat untuk mendekatkan diri dengan si kecil. Walaupun ini memang kegiatan yang alami, tapi sebaiknya Bunda perlu membekali diri tentang pengetahuan umum yang mempelajari tentang ASI dan menyusui. Menurut para peneliti, Air Susu Ibu adalah gizi terbaik untuk bayi yang mana Air Susu Ibu tersebut dapat diterima oleh bayi walaupun dengan wanita menyusui yang bukan ibunya. Lantas, apa saja hal-hal yang perlu diketahui mengenai ASI dan Menyusui?Inisiasi Menyusu Dini atau yang dikenal dengan IMD adalah sebuah proses bayi menyusu segera dilahirkan dimana bayi dibiarkan untuk mencari puting Bunda-nya sendiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bunda dan si bayi diberikan kesempatan selama minimal 1(satu) jam segera setelah lahir karena selain penting bagi kesehatan Bunda dan si bayi, hal ini juga dapat mempercepat aliran Air Susu Ibu, dan membuat si bayi menjadi mahir untuk meyusu.

1. Air Susu Ibu tidak bisa keluar dengan lancar. Pada umumnya, sesaat si bayi baru saja dilahirkan, Bunda dapat langsung memberikannya ASI. Namun bukan hal yang aneh apabila dari sebagian Bunda tidak bisa mengeluarkan ASI dengan lancar karena setiap calon Bunda memiliki jumlah kolostrum yang berbeda.

2. Baby Blues Syndrome, ada dari sekitar 80% Bunda akan mengalaminya pada hari-hari pertama kelahiran si Bayi. Syndrome ini dapat mempengaruhi proses menyusui sang Bunda karena Bunda akan mengalami perasaan sedih, tertekan, dan kelelahan secara berlebihan. Untuk menanggulanginya, Bunda harus mendapatkan nutrisi dan istirahat yang cukup. Selain itu Bunda juga perlu mendapatkan ekstra dukungan dan cinta dari sang Ayah dapat melewati masa Baby Blues Syndrome.  

3. Lecet dan Pembengkakan Payudara umumnya akan terjadi pada Bunda yang baru saja memiliki bayi. Hal ini biasanya disebabkan karena kurang sempurnanya pelekatan mulut bayi ke payudara Bunda, kasus yang sering terjadi adalah areola Bunda yang tidak muat di mulut bayi sehingga Bayi hanya mampu mengisap puting Bunda saja hingga pada akhirnya puting Bunda menjadi lecet.

Bunda dapat mengompres payudara dengan air hangat selama beberapa menit sebelum memulai untuk menyusui sehingga payudara menjadi lebih lunak dan Air Susu Ibu dapat mengalir lebih baik. Bunda juga dapat melakukan pemijatan untuk mengurangi pembengkakan pada Payudara. Apabila ASI berlimpah dalam keadaan payudara yang membengkak, Bunda dapat memerahnya secara manual dengan menggunakan tangan yang sudah dicuci terlebih dahulu. Selamat menyusui, Bunda!